Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan
Perlukah Rooting Android...???
kebanyakan dari kita yang baru pertama kali megang (memiliki) hp android
pasti bertanya-tanya "apa sih root itu??" atau "perlu gak sih root buat
hp android?" .Itu memang pertanyaan yang wajar karena waktu itu kita
masih awam dengan masalah device android. pada dasarnya root adalah cara
kita untuk membuka akses penuh pada hp android kita. Dengan melakukan
root kita mendapat akses penuh untuk membaca, mengedit dan mengganti
system android. Akan tetapi, diantara keuntungan kerugian pasti juga
mengiringi.
Beberapa keuntungan dalam melakukan root:
Beberapa keuntungan dalam melakukan root:
1. Overclock Android
Rooting memungkinkan kita untuk dapat memaksimalkan kinerja perangkat Android. Salah satunya adalah melalui overlocking processor. Overlocking adalah peningkatan secara paksa prosessor sehingga ia dapat bekerja lebih cepat dari sebelumnya.
2.Instalasi Aplikasi Khusus
Ada beberapa aplikasi yang memerlukan akses penuh ke system sehingga kita memerlukan root. misalnya: Link2SD, System App Remover, Titanium Backup, SetCPU.
3. Dapat Mengganti ROM Sesukanya
Karena sifatnya yangopen source, sistem operasi Android dapat dimodifikasi sesuka hati sesuai dengan keinginan.kita. Dan untuk menikmatinya kita harus melakukan root terlebih dahulu
4.Dapat Mengatur Kinerja Hardware
Dengan melakukan root kita dapat mengubah frekuensi kecepatan prosesor, mengubah frekuensi kecepatan GPU (graphic procesing unit), menubah/ menurunkan voltase yang digunakan pada prosesor agar penggunaan daya menjadi lebih hemat.
5.Kustomisasi Aplikasi
Dengan melakukan root kita bisa menghilangkan beberapa aplikasi bawaan yang dirasa tidak perlu untuk di instal. Namun kita harus berhati-hati jangan sampai menghapus aplikasi yang vital.
Beberapa kerugian dalam melakukan root:
1.Kehilangan Garansi
Kerugian pertama yang akan dialami oleh pengguna yang melakukan rooting adalah kehilangan garansi. Pabrikan tidak bertanggung jawab bila ada kerusakan pada perangkat dikarenakan pengguna mengubah default sistem pada perangkat.
2. Memperpendek Usia
hal ini dapat saja terjadi jika kita terlalu memaksakan untuk memaksimalkan kinerja prosessor karena dapat membuatnya cepat panas dan ketidak stabilan kenerja system.
3.Menyebabkan fatal error
Dengan melakukan root,kita dapat mengakses serta memodifikasi file yang ada di dalam sistem. Maka dari itu, jika kita melakukan kesalahan sedikit saja, maka ponsel / tablet Android kita tidak akan berjalan dengan normal. Malah, bisa juga menyebabkan fatal error seperti bootloop, system hang, ataupun yang paling parah adalah device bricked
Serba - Serbi Android Jelly Bean 4.2
Telah sebulan sejak Android Jelly Bean 4.2 diluncurkan secara resmi oleh Google, dan dapat diunduh dari situs resmi mereka. Terdapat berbagai rumor, baik maupun buruk tentang OS baru ini: photo sphere, multiple login, bug di berbagai fitur, pemakaian baterai boros, dan sebagainya. Setelah kami mencoba performanya langsung, berikut kami berikan hasil reviewnya:
Overview
Android 4.2 tetap memakai nama Jelly Bean. Google belum memberikan nama baru seri K pada Android baru ini. Secara gamblang kita dapat menebak bahwa Android 4.2 ini tidak akan jauh berbeda dari pendahulunya, Android 4.1, yang juga memakai nama kode Jelly Bean.
Sedikit mengingat kembali, perubahan-perubahan terjadi dari Ice Cream Sandwich, Google telah menyematkan Google Now dan Project Butter di dalam Jelly Bean. Tentu saja, kedua fitur ini ditingkatkan dalam Android 4.2. Beberapa kartu baru ditambahkan ke dalam Google Now, dan juga peningkatan performa Jelly Bean, walaupun di dalam beberapa fitur, banyak pengguna yang mengeluh performanya menjadi lebih lambat.
Nah, perubahan signifikan terjadi pada hal-hal berikut:
1. UI
Quick Setting Panel, Lock Screen Widget dan Gesture Typing
Quick Setting Panel dapat diakses dengan mengusap smartphone Anda menggunakan dua jari dari notification bar ke bawah atau mengklik tombol di bagian atas kanan Notification Panel. Panel ini berisi shortcut untuk mengakses beberapa pengaturan dasar yang diperlukan, yaitu Profile, Brightness, shortcut menuju Settings, WiFi, Data Usage, Battery Usage, Airplane, Bluetooth dan Alarm.
Pada bagian profile Anda dapat berganti user dengan memanfaatkan fitur multiple user login system, yang terimplementasi pada Android 4.2. Sayangnya, fitur ini HANYA berlaku pada versi tablet (sementara ini pada Nexus 7 dan Nexus 10), sehingga para pengguna ponsel Android yang menantikan fitur ini mungkin kecewa.
Lock Screen mengalami perubahan yang cukup besar. Icon kunci yang ada di tengah, kini hanya berfungsi untuk membuka lock screen saja. Shortcut Google Now digeser ke bawah, sedangkan shortcut camera diubah menjadi lock screen widget.
Tidak hanya kamera, kali ini Anda dapat menambahkan widget di lockscreen seperti Calendar, Clock, Gmail, Messaging, dan beberapa aplikasi 3rd party lainnya yang telah mengembangkan fungsi widget ini. Beberapa pendapat publik mengatakan bahwa fitur ini tidak terlalu berguna.
Kami memandang, Google membuat fitur ini untuk tambahan bagi pengguna yang cukup ketat mengamankan gadgetnya memakai lock system. Dengan fitur ini, pengguna lain dapat memakai aplikasi seperti kamera, dan senter (flashlight) tanpa perlu membuka lock system, sedangkan aplikasi lainnya perlu konfirmasi membuka lock system tersebut terlebih dahulu.
Sayangnya kami mendeteksi adanya bug pada lock screen ini, karena beberapa kali saat kami menekan tombol lock/unlock, layar menutup tetapi kemudian kembali menyala dalam posisi lock-screen (hal ini diperkirakan terjadi jika perangkat mengalami proses yang cukup banyak/tinggi). Hal ini membuat kita perlu menekan tombol lock sekali lagi untuk mematikan display mengingat display merupakan pengkonsumsi baterai yang dominan.
Gesture typing (atau dikenal juga dengan Swype) merupakan fitur yang telah diimplementasi di berbagai mod Android lainnya, dan kali ini Google ikut menyertakannya di Android 4.2. Anda dapat menyusun kata tanpa mengetik, hanya perlu mengusapkan jari melalui huruf-huruf dari kata yang ingin Anda susun.
Bagi anda yang mendengar rumor bahwa gesture typing ini hanya dapat mendeteksi Bahasa Inggris, kami sedikit membawa kabar baik bahwa gesture typing menggunakan dictionary yang terdapat dalam sistem, sehingga Anda dapat menyimpan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia, yang sering Anda tulis, dan Anda dapat menggunakan gesture typing untuk memanggil kata tersebut.
2. Clock, Timer & Stopwatch
Clock & International Time, Timer, Stopwatch
Google menambahkan tampilan waktu internasional, timer, stopwatch dan merubah desain alarm. Fitur-fitur baru ini cukup menarik, bahkan fungsi timer dan stopwatch dapat dipantau melalui notification panel.
3. Camera Apps
Aplikasi kamera Android kali ini mengalami perubahan yang sangat signifikan. Pengaturan kamera dapat dijalankan dengan menahan touch focus. Pengaturan untuk flash, exposure dan white balance pun menjadi sangat mudah diakses. Fitur zooming kini berubah dari slider menjadi pinch-to-zoom.
Beberapa pertanyaan yang muncul di publik adalah mengenai fitur High Dynamic Range (HDR). Tombol fitur ini terletak di antara change camera dan flash, tetapi fitur tersebut mengandalkan hardware kamera sehingga HANYA muncul di perangkat yang kameranya memiliki kemampuan mengambil gambar HDR ini. Sebagai contoh, Galaxy Nexus tidak mendapatkan fitur HDR.
Selain itu, saat kamera dirotasi dari posisi landscape ke portrait atau sebaliknya, terjadi jeda proses selama 1-2 detik, yang sangat mengganggu. Hal ini sudah diprotes para pengguna karena pada Android 4.1, sama sekali tidak terjadi jeda ini.
Tentu tidak hanya itu saja. Google juga menambahkan fitur Photo Sphere, yang merupakan fitur pamungkas dari Android 4.2 ini. Photo Sphere memampukan Anda mengambil gambar panorama 360 derajat penuh.
Fitur ini mendapat umpan balik yang sangat baik dari para pengguna Android yang telah berhasil mencobanya. Kami pun ikut bersemangat dalam mencoba fitur ini karena selain kita dapat mengambil gambar dengan pengalaman yang baru, kita juga dapat berkontribusi kepada Google mengunggah foto panorama tersebut melalui internet.
Walaupun demikian, perlu menjadi catatan Anda bahwa mengambil gambar 360 derajat tidaklah mudah! Pertama, butuh waktu yang cukup lama untuk mengambil gambar secara keseluruhan (Anda harus cukup anti-malu untuk membidik ke berbagai titik sambil berputar di tempat secara perlahan).
Kedua, jika Anda mengambil dengan sudut yang berubah-ubah, maka hasil yang didapat akan terlihat banyak garis atau obyek yang tidak sesuai pada posisinya.
Ketiga, selama proses pengambilan gambar yang kami lakukan dengan perangkat Android berprosesor dual-core, terjadi beberapa lag, bahkan kerap kali kami mencoba screenshot proses pengambilan gambar tetapi gagal (hasil screenshot menjadi crash saat dibuka).
Jadi, training makes perfect. Kami pun belum menemukan sudut pengambilan yang terbaik dalam mengambilan photo sphere ini sampai review ini dilakukan (fyi: sudah 5 kali tes pengambilan gambar photo sphere).
Beberapa poin kami temukan seperti: pengambilan gambar dengan posisi landscape akan membuat lubang besar di atas maupun bawah gambar, dan lebih baik menggunakan posisi portrait. Pengambilan gambar dengan posisi portrait umumnya terdiri-dari 5 level vertikal, 15 titik horizontal di level tengah dan 5 titik horizontal di level tertinggi dan terendah. Objek jauh lebih mudah dan objek dekat lebih sulit untuk ditangkap secara sempurna. Kami akan tetap mencoba Photo Sphere ini, dan memberikan update lebih lanjut.
Kelebihan:
- Photo Sphere, pengalaman baru dalam mengambil gambar
- Photo Editing Tool: lengkap, cepat dan dapat diandalkan.
- Fitur-fitur baru, pengalaman baru.
Kekurangan:
- Jeda rotasi posisi kamera selama 1-2 detik
- Penggunaan Photo Sphere yang cukup sulit
- Bug Desember di aplikasi People, bug di lock screen.
Highlights:
Android Jelly Bean 4.2 merupakan peningkatan dari versi sebelumnya 4.1. Walau kode namanya sama tetapi banyak pengalaman baru yang dapat dirasakan di Android 4.2 ini: Photo Sphere, photo editing tool, gesture typing, dan lain sebagainya. Sayangnya masih terdapat beberapa bug mengganggu dan Google berjanji akan mengeluarkan update untuk mengatasinya.
Cara Root Semua Jenis Smartphone Android Dengan UnlockRoot
Cara Root Semua Jenis SmartPhone Android Menggunakan UnlockRoot -
Mungkin bagi anda sekalian yang telah lama menggunakan SmartPhone
Android sudah tidak asing lagi dengan instilah Root. Root bisa di
artikan secara Bahasa adalah Akar. Namun disini kita tidak berbicara
tentang Akar di SmartPhone Android emangnya pohon ya gan :D. Dengan Root
dalam System Oprasi Android anda bisa menambah, mengurangi, maupun
memodifikasi file maupun data yang ada di SmartPhone Android anda. Ini
bisa di bilang mirip dengan istilah Jailbreak Pada iOS iDevice. yaitu
Menghilangkan keterbatasan yang di ciptakan Oleh pabrik atau Vendor di
SmartPhone android anda sehingga anda nantinya bebas memodifikasi
smartphone android anda sesuka hati bahkan sampai mengoprek system atau
dan juga mengganti-ganti ROM device android anda..
Apakah Root Mmemiliki resiko? Yah tentu saja memiliki Resiko dan berikut
ini Resiko bisa anda melakukan Root di Ponsel android anda.
- Garansi dari vendor akan hilang : Pusat layanan vendor yang bersangkutan berhak menolak klaim garansi dari pengguna jika kerusakan yang dialami akibat memodifikasi sistem yang salah satu syaratnya harus di-root. Jika ingin melakukan eksperimen memodifikasi sistem Android, lebih baik gunakan ponsel bekas, jangan ponsel baru dengan garansi yang masih berlaku.
- Celah keamanan semakin terbuka dan rentan : Ponsel yang sudah di-root lebih rentan terkena serangan malware dan spyware dan virus lainnya, namun masih bisa di hadapi dengan anty virus yang ada
Setelah Memahami Resiko Root di Smartphone android anda dan
membandingkan dengan hasil apa yang akan anda dapat detelah root nanti
tidak ada salahnya android kesayangan anda untuk di ROOT. tapi ingat
segala resiko bukan tanggung jawab saya dan disini saya cuma memberikan
tutorial dan jika anda ingin mempraktekkan silahkan kalau tidak ya
silahkan.
Cara Root Semua Jenis SmartPhone Android Menggunakan UnlockRoot

- Pastikan anda telah menginstall Driver USB Device anda di PC sebelum menggunakan Software Unlockroot.
- Pastikan anda mendisable USB Debuging yang ada di Smartphone Android anda, dengan Cara masuk Settings > Applications > Development > Centang USB Debuging
- Sambungkan SmartPhone Android anda ke PC
- Jalankan "UnlockRoot.Exe" dan tunggu sampai UnlockRoot mendeteksi SmartPhone anda.
- Pilih Nama SmartPhone anda saat, Unlockroot medeteksi Smartphone anda.
- Klik Tombol "Root" untuk memulai Root.
- Tunggu Sampai Proses Rooting selesai, di Tengah Proses Rooting biasanya anda akan di berikan Pilihan untuk menginstall Aplikasi "PowerSaver App" (Optional)
- Anda mendapatkan Pesan " your device has been successfully rooted"
- Unlockboot akan memberikan Pesan untuk melakukan Reboot Smartphone anda. Silahkan Rebbot untuk menyelesaikan Proses Rooting.
Sekarang smartphone android anda sudah di ROOT, dan Mendapatkan Hak
Sebagai SuperUser di Ponsel android anda. anda bisa mengakses File
System menambah, dan menghapus Aplikasi Bawaan dari Vendor. tapi saya
sarankan hati-Hati melakukan Hal tersebut jangan sampai salah hapus.
Review Advan Vandroid S5E
Advan Vandroid S5E adalah ponsel keluaran terbaru dari perusahaan advan , Hp tersebut merupakan penerus dari versi sebelumnya yaitu Vandroid S5-F yang sudah cukup laris terjual di pasar gadget tanah air , ponsel terbaru advan ini ditargetkan untuk pasar kelas menengah namun bukan menutup kesempatan bagi semua kalangan untuk memiliki dan membeli hp tersebut walau hp advan s5e merupakan ponsel dengan harga murah namun spesifikasi yang ditawarkan pada perangkat seluler advan cukup bagus dan layak untuk dicoba dan dijadikan bahan pertimbangan bagi anda yang sedang mencari gadget pintar harga murah .
Advan Vandroid S5E menggunakan layar FWVGA 5 inchi dengan tipe layar capacitive touchscreen yang memiliki resolusi sebesar 480 x 854 piksel dengan ukuran layar sebesar itu ponsel ini dapat juga dikategorikan phablet . Phablet terbaru advan vandroid s5e sudah mendukung jaringan 3G dan menggunakan dual sim card yang dimana kedua slot sim card hanya mendukung operator gsm juga pada pilihan varian warna tersedia dalam 2 warna yaitu hitam dan putih .
Pada mesin menggunakan chipset MediaTek MT6572 dengan processor Cortex A7 Dual Core yang memiliki kecepatan kinerja 1,3 Ghz yang cukup menarik dan sedikit lebih cepat dari beberapa perangkat mobile yang di tawarkan vendor lain didukung RAM 512 akan meningkatkan kinerja ponsel tersebut . Pada interface advan menyisipkan OS Android Jelly Bean v4.2 pada hp advan vandroid s5e terbaru mereka . Untuk hasil grafik anda tidak perlu khawatir karena phablet advan s5e sudah memakai GPU ( Graphic Processing Unit ) MALI-400MP yang garang dalam memberikan hasil tampilan yang jernih dan bersih walaupun ketika sedang di bawah sinar matahari .
Anda dapat mengabadikan momen berharga anda dengan ponsel ini karena advan vandroid s5e sudah dibekali 2 unit kamera yang dimana pada kamera utama menggunakan sensor 5 mp yang didukung fitur unggul untuk membantu memberi hasil gambar yang memuaskan dan pada kamera depan 0,3 Mp , setelah anda mendapatkan hasil jepretan yang anda sukai kemudian anda dapat menyimpan gambar tersebut dalam memori internal 4gb yang disediakan dalam gadget ini juga jika kurang anda dapat menambah dengan external memori hingga 32Gb .
Sama seperti tablet advan vandroid t3c , advan vandroid s53 ini juga memiliki fitur tv analog yang dimana anda dapat menonton saluran tv kesayangan anda langsung dari perangkat ponse advan dimanapun anda dan kapanpun yang pastinya instan dan juga tidak memerlukan biaya tambahan , Pada battery pihak vendor melengkapi dengan Lithium-ion 1550 mAh yang cukup tahan .
Advan Vandroid S5E ditawarkan dengan harga Rp.1.200.000 , harga yang cukup murah jika kita melihat kembali spesifikasi yang terdapat pada hp advan terbaru ini .
Advan Vandroid S5E menggunakan layar FWVGA 5 inchi dengan tipe layar capacitive touchscreen yang memiliki resolusi sebesar 480 x 854 piksel dengan ukuran layar sebesar itu ponsel ini dapat juga dikategorikan phablet . Phablet terbaru advan vandroid s5e sudah mendukung jaringan 3G dan menggunakan dual sim card yang dimana kedua slot sim card hanya mendukung operator gsm juga pada pilihan varian warna tersedia dalam 2 warna yaitu hitam dan putih .
Pada mesin menggunakan chipset MediaTek MT6572 dengan processor Cortex A7 Dual Core yang memiliki kecepatan kinerja 1,3 Ghz yang cukup menarik dan sedikit lebih cepat dari beberapa perangkat mobile yang di tawarkan vendor lain didukung RAM 512 akan meningkatkan kinerja ponsel tersebut . Pada interface advan menyisipkan OS Android Jelly Bean v4.2 pada hp advan vandroid s5e terbaru mereka . Untuk hasil grafik anda tidak perlu khawatir karena phablet advan s5e sudah memakai GPU ( Graphic Processing Unit ) MALI-400MP yang garang dalam memberikan hasil tampilan yang jernih dan bersih walaupun ketika sedang di bawah sinar matahari .
Anda dapat mengabadikan momen berharga anda dengan ponsel ini karena advan vandroid s5e sudah dibekali 2 unit kamera yang dimana pada kamera utama menggunakan sensor 5 mp yang didukung fitur unggul untuk membantu memberi hasil gambar yang memuaskan dan pada kamera depan 0,3 Mp , setelah anda mendapatkan hasil jepretan yang anda sukai kemudian anda dapat menyimpan gambar tersebut dalam memori internal 4gb yang disediakan dalam gadget ini juga jika kurang anda dapat menambah dengan external memori hingga 32Gb .
Sama seperti tablet advan vandroid t3c , advan vandroid s53 ini juga memiliki fitur tv analog yang dimana anda dapat menonton saluran tv kesayangan anda langsung dari perangkat ponse advan dimanapun anda dan kapanpun yang pastinya instan dan juga tidak memerlukan biaya tambahan , Pada battery pihak vendor melengkapi dengan Lithium-ion 1550 mAh yang cukup tahan .
Advan Vandroid S5E ditawarkan dengan harga Rp.1.200.000 , harga yang cukup murah jika kita melihat kembali spesifikasi yang terdapat pada hp advan terbaru ini .




